Pengunaan Framework pada halaman web





Pengertian Framewok pada halaman web
Framework adalah kerangka kerja. Framework juga dapat diartikan sebagai kumpulan script (terutama class dan function) yang dapat membantu developer/programmer dalam menangani berbagai masalah-masalah dalam pemrograman seperti koneksi ke database, pemanggilan variabel, file,dll sehingga developer lebih fokus dan lebih cepat membangunaplikasi.Bisa juga dikatakan Framework adalah komponen pemrorgaman yang siap re-use kapansaja, sehingga programmer tidak harus membuat skrip yang sama untuk tugas yang sama. Dan saya akan menggunakan Boostrap Dan Jquery.

Cara Menggunakan Boostrap Pada Halaman Web
1.      Pertama Kali yang dilakukan adalah instal boostrapnya dan anda dapat mendownloadnya di website resminya getbootstrap.com.
        2.  Setelah selesai mendownload maka kita akan mendapatkan sebuah file zip dengan                     nama bootstrap-3.3.6-dist.zip.
3.      Ekstrak File bootstrap



      4.  kemudian simpan di sebuah folder tertentu. LocalDisk(C:) > xammp > htdoch>praktikum> asset. Copykan folder yang ada di boostrap 3.3.6 ke dalam folder asset.

 






5.      Selanjutnya, buatlah sebuah file nama index.php, simpan file tersebut di dalam folder praktikum tadi, kemudian tuliskan kode berikut:

  Kode di atas merupakan format standar Bootstrap. Yang perlu diperhatikan adalah:

1.      Pastikan link stylesheet Bootstrap mengarah pada path yang tepat dimana file CSS Bootstrap berada, relative terhadap file html yang memanggilnya.


Karena  file index.php yang kita buat berada di dalam folder praktikum dan di dalamnya langsung bersisi file Bootstrap, maka kita tulis asset/css/bootstrap.min.css.

2.      Pastikan juga script JavaScript Bootstrap mengarah pada path yang tepat dimana file JavaScript Bootstrap berada, relative terhadap file html yang memanggilnya.


 


Karena pada contoh kita, file index.php yang kita buat di dalam folder praktikum dan di dalamnya sudah ada file Bootstrap, maka path-nya bisa kita tulis asset/js/bootstrap.min.js. Jika nanti kamu membuat file index.php nya tidak seperti path yang kita buat di atas nggak usah masalah, tinggal disesuaikan saja path-nya.

3. Pastikan JQuery terpanggil











Bootstrap membutuhkan JQuery agar berjalan dengan sempurna. Karena JavaScript-nya Bootstrap tidak akan bekerja jika tidak ada JQuery. So, pastikan JavaScript-nya terpanggil dengan baik. Sebagai contoh di atas, kita panggil JQuery langsung dari library-nya Google:



Oke demikianlah tutorial cara penggunaan Bootstrap kali ini. Semoga bermanfaat lebih dan kurang saya minta maaf.

Komentar